Apa itu statistisi? Mungkin itu yang ada dibenak Anda. Statistisi adalah orang yang bekerja dengan statistik teoritis maupun terapan, baik di sektor swasta ataupun pemerintah. Inti dari pekerjaan seorang statistisi adalah untuk mengukur, menginterpretasikan dan menjelaskan aktivitas manusia, barang, dan berbagai fenomena sehingga diketahui polanya dan bisa dibuat prediksinya di masa yang akan datang. Seorang statistisi bisa masuk ke berbagai sektor pekerjaan, antara lain pemerintahan, industri, riset, marketing, ekonomi, finansial, komputasi, dan lain-lain.
Prospek kerja seorang statistisi terus berkembang, seiring semakin
meningkatnya jumlah pekerjaan yang membutuhkan kualifikasi sebagai
seorang statistisi antara lain kemampuan menganalisis data dan
memprediksinya. Saat ini tenaga-tenaga ahli di bidang statistik banyak
dicari oleh perusahaan-perusahaan besar, dan tentu saja menawarkan
penghasilan yang besar. Selain bekerja di perusahaan besar, saat ini
juga berkembang kewirausahaan di bidang statistik, yang disebut sebagai
“statpreneur”.
Statpreneur merupakan lembaga yang menyediakan jasa statistik, misal
perancangan survey, marketing research, analisis data, pengolahan data,
dan lain-lain.
Selain itu, prospek kerja statistika bisa juga menjadi seorang ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis aktual yaitu Profesi Aktuaris.
Aktuaris adalah sebuah pekerjaan dengan
skill elite, dikarenakan konsep aktuaris yang cukup memerlukan
pengetahuan bidang matematika dan statistik secara mendalam. Oleh karena
itu, sejumlah negara memutuskan untuk membuat lembaga khusus untuk
mendidik calon aktuaris dan mengujinnya dalam ujian profesi aktuaris. Di
Indonesia sendiri lembaga ini dikenal dengan nama Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI),
prospek aktuaris di Indonesia sebatas asuransi hidup, asuransi umum,
asuransi kesehatan, pensiun, karyawan, kebijakan sosial, keuangan,
investasi, dan majemen risiko.
Ilmu aktuaria merupakan ilmu gabungan antara ilmu peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer. Awalnya ilmu aktuaria
dikonstruksi dengan model deterministik, tetapi sejak 30 tahun yang
lalu ilmu ini bertranslasi menjadi menggunakan proses stokastik.
Sejumlah universitas menggelar aktuaria sebagai pilihan minat dari program studi matematika/statistika, dan ada pula yang hanya mengembangkan sebagai mata kuliah.
Percaya atau tidak sebuah studi dari
website pencarian kerja CareerCast menempatkan actuaria sebagai #1 job
di Amerika Serikat (Needleman, 2010). Studi ini menggunakan lima
kriteria kunci untuk mengurutkan rangking pekerjaan: lingkungan,
pendapatan, prospek kerja, dampak fisik, and stress. Tren matematikawan
memang diprediksikan akan naik pesat pada 2014.
Aktuaria
adalah disiplin formal yang mempelajari tentang asuransi jangka
panjang, seperti asuransi hidup dan asuransi kesehatan. Tanpa bermaksud
menentang tuhan, aktuaria berusaha menjabarkan dengan baik rumus-rumus kapan seseorang harus melakukan klaim terhadap asuransinya, sehinnga aktuaria
mampu mendeskripsikan rumus-rumus untuk menghitung nilai premi dan
nilai klaim secara analitis, bukan intuisi. Sehingga perusahaan asuransi
mencapai keuntungan tanpa merugikan pelanggan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktuaria tdak hanya dapa diaplikasikan pada asuransi, melainkan pada analisis kriminologi. Model-model aktuaria mampu mendeskripsikan dengan baik peluang pelaku dengan tipe tindakan kriminal, usia, tingkat pendidikan dan etnis si pelaku.
Apa yang dipelajari Pada Aktuaria?
1. Asuransi Umum/Kerugian
Asuransi berasal dari kata assurance atau insurance yang
berarti ”jaminan”, jadi asuransi umum membelajari kaidah-kaidah
penjaminan yang sesuai Undang-Undang No.2 Th 1992.
2. Asuransi Kesehatan
Konsep asuransi kesehatan memiliki model-model yang lebih kompleks, karena besarnya premi tergantung usia para calon nasabah
3. Manfaat Karyawan
Asuransi karyawan juga memiliki sistem yang berbeda dari asuransi yang
lain, karena besarnya asuransi sangat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan,
dan tingkat keberbahayaan pekerjaan
4. Kebijakan Sosial
Seperti yang dilaskan pada aplikasi matematika pada ilmu ekonomi dan manajemen, bahwa matematika memodelkan gejala-gejala sosial
5. Keuangan
6. Manajemen Resiko
7. Anuitas adalah metode pembayaran, bisa membayar di awal, di tengah, atau diakhir.
Prospek kerja sarjana Statistika juga dapat menempati
posisi peneliti, CEO serta staff pada bagian Electronic Data Processing,
System Analyst, Quality Control, Planning, Controlling and Production,
dll. pada berbagai bidang :
1. Lembaga pemerintahan (Depdagri, Diknas, Depkeu, Dephan dll)
2. Sektor industri/jasa keuangan (perbankan, asuransi, bursa saham, BUMN)
3. Industri strategis (PT. PAL, PT.KAI, PT.PLN, PT.GAS, dll)
4. Bidang industri perangkat lunak dan komputer (perancangan sistem, programming,
1. Lembaga pemerintahan (Depdagri, Diknas, Depkeu, Dephan dll)
2. Sektor industri/jasa keuangan (perbankan, asuransi, bursa saham, BUMN)
3. Industri strategis (PT. PAL, PT.KAI, PT.PLN, PT.GAS, dll)
4. Bidang industri perangkat lunak dan komputer (perancangan sistem, programming,
desain grafis, dll)
5. Bidang industri penerbitan dan percetakan.
6. Industri telekomunikasi (telematika, Telkom)
7. Industri pengolahan data dan informasi (BPS, LSI, Barometer, LRI, dll)
8. Bidang riset dan pengembangan (LIPI, BATAN, LAPAN, BPPR, Marketing Riset
5. Bidang industri penerbitan dan percetakan.
6. Industri telekomunikasi (telematika, Telkom)
7. Industri pengolahan data dan informasi (BPS, LSI, Barometer, LRI, dll)
8. Bidang riset dan pengembangan (LIPI, BATAN, LAPAN, BPPR, Marketing Riset
Informasi, dll)
9. Bidang akademik, sebagai dosen di PTN dan PTS terkemuka.
9. Bidang akademik, sebagai dosen di PTN dan PTS terkemuka.

Mohon maaf sebelumnya, skrg ini kakak sudah lulus? Kalau sudah, skrg bekerja dimana ya? Terima kasih
BalasHapusNice info. Thanks a lot.
BalasHapusNice info. Thanks a lot.
BalasHapus